Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ahok Soroti Kericuhan Demo Penambang Timah di Bangka Belitung

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Jum'at, 14 Agustus 2026 |15:06 WIB
Ahok Soroti Kericuhan Demo Penambang Timah di Bangka Belitung
Ahok Soroti Kericuhan Demo Penambang Timah di Bangka Belitung
A
A
A

Dengan kurs rupiah yang berada di kisaran Rp17.878 per dolar AS, harga timah dunia tersebut setara sekitar Rp1.011.666 per kilogram.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani mengatakan harga pembelian bijih timah di Belitung Timur telah disepakati sebesar Rp200 ribu per kilogram untuk kadar Sn 73%.

Kebijakan tersebut menjadi respons atas aspirasi penambang yang disampaikan dalam aksi unjuk rasa di Kantor Unit PT Timah dan Gudang Timah di Kecamatan Gantung pada Jumat, 8 Agustus 2026.

Persoalan penambangan timah rakyat di Belitung Timur sendiri tidak hanya berkaitan dengan harga. Legalitas pertambangan rakyat juga belum rampung meski aktivitas penambangan timah oleh masyarakat di Bangka Belitung telah berlangsung selama ratusan tahun.

Kerangka hukum pertambangan rakyat baru bergerak pada 30 Juli 2026, ketika Pemerintah Provinsi Bangka Belitung mengumumkan pembagian blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Belitung Timur seluas sekitar 760 hektare.

Izin pertambangan rakyat diperkirakan baru terbit pada akhir Desember 2026 atau awal 2027. Dengan demikian, saat ribuan penambang mendatangi kantor PT Timah pada 7 Agustus 2026, wilayah tersebut secara formal masih berstatus calon wilayah pertambangan rakyat.

Di tengah persoalan legalitas tersebut, salah satu jalur agar hasil tambang rakyat dapat terserap secara resmi adalah melalui pembelian oleh PT Timah. Namun, skema pembelian bijih timah dari mitra tambang itu sebelumnya menjadi bagian dari perkara korupsi tata niaga timah.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement