Mafirion juga mendorong pemerintah menunjukkan komitmen nyata untuk memutus rantai kekerasan yang terus berulang di Papua, dengan menempatkan perlindungan warga sipil sebagai prioritas tertinggi.
"Harus ada ketegasan untuk menghentikan segala bentuk kekerasan di Papua. Jangan sampai anak-anak yang tidak tahu apa-apa justru menanggung ketakutan dan trauma akibat konflik yang bukan bagian dari hidup mereka," pungkasnya.
Sebelumnya, kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) dilaporkan menyandera sembilan warga sipil di Distrik Jila usai terlibat kontak tembak dengan aparat TNI. Kepolisian mengonfirmasi seluruh korban penyanderaan adalah perempuan berusia 13 hingga 18 tahun.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.