JAKARTA - Pengacara Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, Abdul Alkatiri menyinggung prediksi kubu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), yang dinilai tidak pernah tepat atau selalu meleset. Dia menyebut hal itu bukan terjadi sekali, melainkan sudah beberapa kali.
"Memang selalu membuat prediksi-prediksi yang tidak jelas, kelompok dari sono ya," kata Alkatiri dalam program Interupsi di iNews TV, Kamis 20 Agustus 2026.
Ia mencontohkan prediksi mengenai status perkara yang disebutnya akan segera masuk tahap P21. Menurut dia, prediksi tersebut telah berulang kali disampaikan, tetapi kenyataannya tidak kunjung terjadi sebagaimana yang diperkirakan.
"Seperti contohnya P21, ya kan? Oh, hari Jumat besok P21. Wah, itu konferensi pers. Ini satu tahun setengah, nggak P21-P21," sambungnya.
Selanjutnya prediksi yang menyebut kliennya akan ditahan, nyata hingga saat ini Dokter Tifa tak dilakukan penahanan.
"Kemudian oh, pasti ditahan, bahkan kepolisian didatangi untuk menahan, ternyata tidak ditahan, jadi prediksi-prediksi ini sudah biasa gitu lho," tuturnya.
Yang terbaru mengenai persidangan pokok perkara ijazah Jokowi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Dalam persidangan majelis hakim menerima eksepsi dokter Tifa atau artinya dakwaan jaksa gugur.
"Bukan cuma baru pertama kali. Kemarin juga gitu. Ternyata kita punya perlawanan diterima oleh hakim. Jadi banyak prediksinya zonk," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.