Dilema utamanya kini semakin jelas: Xi tampaknya bertekad untuk memastikan adanya loyalitas sebelum memulihkan hierarki komando PLA.
"Xi lebih mengutamakan keamanan kekuasaannya sendiri dibandingkan kelengkapan sistem komando militer," ujar analis tersebut.
Oleh karena itu, bagi Xi, sidang pleno bulan Oktober bisa jadi lebih dari sekadar pertemuan rutin partai. Sidang ini mungkin akan memberikan indikasi paling jelas mengenai pandangannya: apakah struktur komando PLA dapat terus beroperasi di bawah kepemimpinan pejabat sementara, ataukah kekosongan jabatan yang kian bertambah itu sudah menjadi masalah yang terlalu besar untuk diabaikan.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.