Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dirawat di Rumah Sakit, Raja Norwegia Harald V Berada dalam Kondisi Sangat Kritis

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 27 Agustus 2026 |17:02 WIB
Dirawat di Rumah Sakit, Raja Norwegia Harald V Berada dalam Kondisi Sangat Kritis
Raja Norwegia Harald V dan Ratu Sonja. (Foto: Royal House of Norway)
A
A
A

OSLO - Pihak istana Norwegia menyatakan bahwa Raja Harald V berada dalam kondisi "sangat kritis" di rumah sakit. Istri Raja, Ratu Sonja, dan putranya, Putra Mahkota Haakon, telah membatalkan seluruh agenda kerajaan dan berkumpul di sisi tempat tidur beliau di Rumah Sakit Universitas Oslo bersama anggota keluarga kerajaan lainnya.

Raja yang berusia 89 tahun itu telah dirawat di rumah sakit selama lebih dari satu minggu untuk menangani kelainan darah langka yang disebut anemia hemolitik. Bertakhta sejak tahun 1991, Raja Harald merupakan kepala negara tertua di Eropa. Putra Mahkota Haakon (53 tahun), pewaris takhta Norwegia, telah menjalankan tugas sebagai wali raja selama ayahnya menjalani masa cuti.

Dalam beberapa minggu terakhir, Raja Harald menjalani pengobatan kortison untuk mengatasi anemia hemolitik, suatu kondisi yang menyebabkan penurunan jumlah sel darah merah dalam tubuh serta menimbulkan gejala kelelahan dan sesak napas.

Anggota keluarga kerajaan terlihat tiba di rumah sakit pada Kamis (27/8/2026) pagi, termasuk istri Haakon, Putri Mahkota Mette-Marit. Menurut laporan media Norwegia, saudara perempuan Raja Harald, Putri Astrid, juga berada di rumah sakit tersebut.

"Seluruh bangsa turut serta bersama kami dalam menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi Raja serta anggota keluarga kerajaan lainnya," demikian disampaikan Perdana Menteri Jonas Gahr Store dalam sebuah pernyataan kepada media, sebagaimana dilansir BBC.

Sang Raja telah mengalami berbagai masalah kesehatan dalam beberapa tahun terakhir yang mengharuskannya mengurangi kegiatan tugas kerajaannya. Ia dipasangi alat pacu jantung pada tahun 2024 setelah jatuh sakit saat berlibur di Malaysia.

 

Keluarga kerajaan Norwegia telah menghadapi tahun yang penuh tantangan pada tahun 2026. Putri Mahkota Mette-Marit menjalani transplantasi paru-paru pada bulan Juni setelah didiagnosis menderita jenis fibrosis paru yang langka pada 2018.

Transplantasi tersebut dilakukan dua hari setelah putra Mette-Marit, Marius Borg Hoiby, dijatuhi hukuman empat tahun penjara usai dinyatakan bersalah atas dua dakwaan pemerkosaan. Ia telah membantah tuduhan-tuduhan terberat tersebut dan berencana mengajukan banding atas vonis itu. Hoiby, yang kini berusia 29 tahun, baru berusia empat tahun saat ibunya menikah dengan Putra Mahkota Haakon dan ia sendiri bukan merupakan anggota keluarga kerajaan.

Selain itu, pada awal tahun yang sama, dokumen-dokumen yang dirilis mengungkap adanya komunikasi yang sering terjadi antara Mette-Marit dan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Ia kemudian meminta maaf kepada Raja dan Ratu Norwegia atas persahabatannya selama tiga tahun dengan Epstein dan mengakui telah "mengambil keputusan yang keliru", seraya menambahkan dalam sebuah wawancara televisi nasional bahwa ia berharap tidak pernah bertemu dengannya.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement