Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jenderal Pelaku Genosida Muslim Bosnia, Ratko Mladic, Meninggal di Usia 84 Tahun

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 28 Agustus 2026 |00:05 WIB
Jenderal Pelaku Genosida Muslim Bosnia, Ratko Mladic, Meninggal di Usia 84 Tahun
Ratko Mladic hadir di pengadilan di Pengadilan Pidana Internasional untuk Bekas Yugoslavia (ICTY) di Den Haag, 3 Juni 2011. (Foto: Pool/Reuters)
A
A
A

Disamakan dengan Hitler

Penyintas Bosnia menyamakan Mladic dengan sosok Pemimpin Nazi Jerman Adolf Hitler karena kekejamannya.

Dalam beberapa contoh peristiwa yang paling mengerikan, para tahanan tewas karena sesak napas akibat suhu panas setelah dipaksa memakan garam dan tidak diberi air minum; mereka juga mengalami kelaparan dan pemerkosaan di kamp-kamp tahanan, dipaksa melompat dari jembatan lalu ditembaki, serta diberondong peluru pada malam hari dalam jumlah ratusan setelah dipaksa keluar dari tempat penahanan menggunakan gas kimia.

Putra seorang pejuang partisan Perang Dunia II yang gugur pada tahun 1945, Mladic adalah seorang perwira di Tentara Rakyat Yugoslavia (JNA) yang komunis ketika disintegrasi Yugoslavia bermula pada 1991.

Ketika orang-orang Serbia Bosnia bangkit pada tahun 1992 menentang upaya pemisahan diri Bosnia yang dipimpin oleh pihak Muslim, Mladic dipilih untuk memimpin tentara Serbia Bosnia yang baru dibentuk, yang dengan cepat menguasai 70% wilayah negara tersebut.

Puluhan kota dikepung menggunakan persenjataan berat yang sebelumnya milik JNA dan desa-desa dibakar, sementara 22.000 personel Pasukan Perlindungan PBB (UNPROFOR) hanya bisa menyaksikan tanpa daya, terikat perintah untuk tidak memihak.

Kombinasi antara tekanan Barat serta pasokan senjata dan pelatihan rahasia dari Amerika Serikat bagi pihak Kroasia dan Muslim secara bertahap membalikkan keadaan yang merugikan pasukan Mladic. Serangan tegas NATO kemudian menuntaskan perang, memaksanya mundur.

Sakit dan Lemah

Meskipun ada desakan dari Barat, kelompok reformis yang memerintah Serbia setelah jatuhnya Milosevic tidak berani bertindak terhadap sosok yang dianggap pahlawan oleh kalangan nasionalis Serbia garis keras.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement