Tak hanya itu, pada penanganan karhutla di kawasan Petuk Katimpun, Pemprov Kalteng sebelumnya juga telah membuka pos pelayanan kesehatan dan Rumah Oksigen. Di lokasi tersebut masyarakat, petugas maupun relawan yang terdampak asap dapat memperoleh oksigen secara gratis, disertai pemeriksaan kesehatan, vitamin dan pembagian masker.
Dengan kondisi udara yang masih mengkhawatirkan, masyarakat diminta tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan. Pemerintah mengingatkan agar warga segera memanfaatkan layanan kesehatan apabila mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan lainnya setelah terpapar asap.
“Di sisi lain, upaya perlindungan masyarakat berjalan beriringan dengan penanganan sumber masalah. Kami terus memperkuat operasi pemadaman karhutla, termasuk pengerahan kekuatan udara dan penambahan sumber air di titik-titik rawan kebakaran,” tuturnya.
Pemprov Kalteng menegaskan penanganan karhutla harus dilakukan secara terpadu, mulai dari pemadaman api, perlindungan kesehatan masyarakat hingga pencegahan agar titik api tidak kembali muncul.
(Anindita Trinoviana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.