Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Karhutla di Kalbar Masih Terjadi, 370 Hektare Lahan Belum Padam

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Jum'at, 04 September 2026 |16:30 WIB
Karhutla di Kalbar Masih Terjadi, 370 Hektare Lahan Belum Padam
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan (foto: dok ist)
A
A
A

JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Provinsi Kalimantan Barat hingga Jumat (4/9/2026). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 370 hektare lahan masih terbakar.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan, total luas lahan yang terdampak kebakaran di Kalimantan Barat mencapai 802,17 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 432 hektare telah berhasil dipadamkan.

“Di Kalimantan Barat ada 61 titik api dengan luas terbakar 802,17 hektare, luas lahan yang berhasil dipadamkan 432 hektare,” ujar Berton dalam konferensi pers, Jumat (4/9/2026).

BNPB pun memberikan perhatian serius terhadap penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Pasalnya, mayoritas kawasan yang terbakar merupakan lahan gambut dengan karakteristik api yang dapat kembali menyala sehingga membutuhkan penanganan lebih lama.

 

Berton mengatakan, titik-titik api yang telah berhasil dipadamkan tetap menjalani proses pendinginan untuk memastikan api tidak kembali muncul.

“Perhatian kami terhadap Kalimantan Barat sangat besar akibat memang lahan gambut yang tebal yang terbakar, sehingga memang dibutuhkan penanganan dan pengawasan yang lebih lama, termasuk pendinginan untuk memastikan api tidak muncul kembali,” tuturnya.

Selain kebakaran, karhutla juga berdampak terhadap kualitas udara di Kalimantan Barat. Berton menyebut kualitas udara di sejumlah wilayah berada dalam kategori berbahaya dengan jarak pandang kurang dari satu kilometer.

Dia pun mengimbau masyarakat yang tetap beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan masker.

“Kualitas udara kategori berbahaya dengan jarak pandang di bawah 1 kilometer,” imbuhnya.
 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement