Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kemarau Panjang, Legislator Perindo Hendra Sia Rogoh Kocek Pribadi Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 08 September 2026 |13:55 WIB
Kemarau Panjang, Legislator Perindo Hendra Sia Rogoh Kocek Pribadi Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih
Legislator Perindo Hendra Sia Rogoh Kocek Pribadi Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih
A
A
A

KOTAWARINGIN TIMUR - Kemarau 2026 membawa tekanan terhadap ketersediaan air bersih di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Pemerintah Kabupaten Kotim sebelumnya memprediksi kemarau tahun ini berlangsung lebih kering akibat pengaruh El Niño, yang berdampak pada penurunan tinggi muka air tanah dan berkurangnya sumber air warga.

Kondisi tersebut turut dirasakan masyarakat di wilayah selatan Kotim. Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur dari Partai Perindo Hendra Sia merespons kebutuhan tersebut dengan menyalurkan 20.000 liter air bersih menggunakan dana pribadinya.

Bantuan air bersih tersebut disalurkan kepada masyarakat di Kelurahan Basirih Hilir, Desa Jaya Karet, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, serta Desa Kuin Permai, Kecamatan Teluk Sampit. Hendra mengatakan bantuan tersebut diberikan meski wilayah penerima berada di luar daerah pemilihan (dapil) tempat dirinya terpilih sebagai anggota DPRD.

“Bantuan ini menggunakan dana pribadi saya sendiri, sebagai Ketua DPD Perindo Kabupaten Kotawaringin Timur, meskipun daerah yang diberikan bantuan bukan dapil pemilihan saya sebagai anggota dewan,” kata Hendra, Selasa (8/9/2026).

Persoalan air bersih merupakan masalah tahunan ketika kemarau panjang terjadi, terutama di wilayah selatan Kotim. Pengaruh kemarau membuat air di kawasan tersebut cenderung menjadi asin, sementara jaringan PDAM belum merata di seluruh wilayah.

“Permasalahan tahunan ketika terjadi kemarau panjang, terutama di daerah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur, karena pengaruh kemarau karena air di daerah selatan cenderung menjadi air asin,” ujarnya.

Keterbatasan infrastruktur air juga dirasakan masyarakat Desa Kuin Permai yang belum memiliki jaringan maupun infrastruktur PDAM. Kondisi itu membuat akses air bersih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian ketika kemarau berlangsung.

 

Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya ditangani melalui bantuan air setiap kali kemarau terjadi. Dia mendorong pembangunan infrastruktur PDAM diperluas hingga wilayah yang selama ini belum mendapatkan layanan tersebut.

Dia berharap, pemerataan jaringan PDAM dapat menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat di wilayah selatan Kotim. Dengan begitu, kebutuhan air bersih warga tidak hanya mengandalkan bantuan ketika kemarau panjang melanda.

“Saya berharap ke depannya supaya infrastruktur PDAM bisa sampai ke daerah-daerah yang belum tersentuh PDAM,” pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement