Pihak keluarga akan didatangkan untuk mengidentifikasi barang-barang pribadi yang mungkin milik anggota keluarga mereka.
"Begitu seseorang dapat memastikan... bahwa foto atau barang-barang ini memang milik kerabat mereka, mereka akan diminta untuk memberikan sampel DNA," kata Ablana, sebagaimana dilansir TRT.
Menurut penjaga pantai, 30 penumpang—termasuk dua warga negara Cile—dan 13 awak kapal telah berhasil diselamatkan. Sekitar belasan orang diperkirakan masih belum ditemukan.
Cayabyab mengatakan dalam sebuah wawancara radio bahwa kebakaran bermula di ruang kargo, lalu dengan cepat melalap seluruh kapal dalam hitungan detik.
"Mulai dari saat mereka mendengar ledakan keras, munculnya asap, hingga kemudian api. Api menyebar dengan sangat cepat," ujarnya, mengutip keterangan para penyintas.
"Segalanya terjadi dalam hitungan detik," katanya, seraya menambahkan bahwa mereka yang berhasil keluar dari kapal bahkan tidak sempat mengenakan jaket pelampung.