Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa 13 September: Bom Meledak di BEJ Tewaskan 10 Orang

Tim Okezone , Jurnalis-Minggu, 13 September 2026 |06:10 WIB
Peristiwa 13 September: Bom Meledak di BEJ Tewaskan 10 Orang
Ledakan bom (foto: freepik)
A
A
A

JAKARTA - Beberapa peristiwa dan catatan sejarah penting terjadi, baik di dalam maupun luar negeri, pada tanggal 13 September setiap tahunnya. Beberapa di antaranya adalah bom meledak di Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang menewaskan 10 orang.

Untuk mengingat ataupun menambah wawasan sejarah, redaksi telah merangkum sejumlah peristiwa dan kejadian penting pada 13 September dari Wikipedia, antara lain:

1. Bom Meledak di BEJ

Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ) di kawasan perkantoran elite SCBD, Jakarta, diserang bom pada 13 September 2000. Akibatnya, 10 orang tewas dan 90 orang luka-luka. Korban tewas ditemukan di dekat lokasi ledakan, ada juga yang terjebak.

Lebih dari 100 mobil rusak dan aktivitas transaksi di bursa terhenti total selama dua hari karena perdagangan saham tak bisa dilakukan. Kerugian akibat terhentinya transaksi tersebut mencapai lebih dari Rp4,5 miliar.

Empat bulan kemudian, enam tersangka ditangkap, yakni Ismuhadi, Ibrahim Amd, Sersan Iwan, Kopral Ibrahim Hasan, Iswadi Jamil, dan Nuryadin. Mereka dituduh berafiliasi dengan GAM, meski di antaranya terdapat prajurit TNI. Mereka kemudian diganjar hukuman berbeda-beda.

2. Jerman Bom Istana Buckingham Inggris

Jerman melalui jet tempur Nazi menjatuhkan lima bom dengan kekuatan cukup besar di Istana Buckingham, Inggris, pada 13 September 1940. Bom dijatuhkan di area taman dalam, kapel kerajaan, dan halaman depan.

Sejumlah fasilitas hancur. Seorang pekerja istana tewas dan empat orang lainnya luka-luka.

Saat serangan bom terjadi, Raja George VI dan permaisurinya, Ratu Elizabeth, sedang minum teh di Istana Buckingham. Namun, keduanya selamat.

 

3. Serangan Bom di Moskow

Sedikitnya 119 orang tewas akibat serangan bom di sebuah apartemen di Moskow, Rusia, pada 13 September 1999. Pemerintah Rusia menuding kelompok pemberontak Chechnya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Namun, pejuang Chechnya menuding serangan itu dilakukan oleh dinas rahasia Rusia.

4. Deklarasi PBB tentang Hak Masyarakat Adat

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengesahkan deklarasi tentang hak-hak masyarakat adat (UNDRIP) pada 13 September 2007, setelah lebih dari 22 tahun digodok. Draf deklarasi ini dirujuk Komisi Hak Asasi Manusia PBB.

Deklarasi ini menetapkan hak individu dan kolektif masyarakat adat, serta hak mereka atas budaya, identitas, bahasa, pekerjaan, kesehatan, pendidikan, dan masalah lainnya.

Deklarasi menekankan hak-hak masyarakat adat untuk memelihara dan memperkuat institusi, budaya, dan tradisi mereka sendiri, serta untuk mengejar perkembangan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi mereka sendiri. Deklarasi juga melarang diskriminasi terhadap masyarakat adat.

Tujuan deklarasi ini adalah mendorong negara-negara untuk bekerja sama dengan masyarakat adat dalam memecahkan masalah global, seperti pembangunan, demokrasi multikultural, dan desentralisasi.
 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement