Meski demikian, Ali mengatakan TNI AL juga menyiapkan sejumlah pangkalan alternatif sebelum memutuskan lokasi penempatan kapal secara permanen. "Tapi ada pangkalan-pangkalan lain juga yang kita siapkan. Nanti kita pertimbangkan," ujarnya.
ITS Giuseppe Garibaldi tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada Jumat 18 September pagi setelah berlayar dari Taranto, Italia. Kapal tersebut masih berstatus milik Angkatan Laut Italia dan dijadwalkan menjalani proses reflagging atau pergantian bendera dari Italia menjadi Indonesia pada 24 September 2026.
Pada kesempatan yang sama, Ali mengatakan kapal itu akan difokuskan untuk mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP), terutama penanganan bencana. Kapal tersebut mampu mengangkut hingga 14 helikopter untuk mendukung distribusi logistik ke wilayah terpencil.
"Namun juga bisa digunakan untuk kepentingan militer, untuk perang. Tapi kita fokuskan terutama untuk OMSP, di mana negara kita ini banyak bencana alam ya," kata Ali.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.