Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Masjid Berusia 1.300 Tahun dengan Inskripsi Masa Islam Awal Ditemukan di Arab Saudi

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 21 September 2026 |05:05 WIB
Masjid Berusia 1.300 Tahun dengan Inskripsi Masa Islam Awal Ditemukan di Arab Saudi
Pemandangan udara masjid dari abad pertama Hijriah yang ditemukan di Al-Ma'mala, wilayah Al-Baha, Arab Saudi. (Foto: SPA / Komisi Warisan Budaya Saudi)
A
A
A

Salah satu ciri paling khas dari penemuan ini adalah serangkaian inskripsi berbahasa Arab yang terpelihara pada batu-batu yang berkaitan dengan masjid tersebut. Menurut Komisi Warisan Budaya Arab Saudi, inskripsi-inskripsi tersebut terdapat baik di bagian dalam bangunan maupun pada dinding luarnya, serta memuat doa-doa keagamaan dan kutipan ayat Al-Qur'an.

Sebuah inskripsi pada dinding kiblat memuat doa yang memohonkan keberkahan bagi Muhammad bin Abdullah, yang memberikan bukti langsung mengenai bahasa keagamaan yang digunakan masyarakat yang pernah menempati wilayah tersebut.

Al-Ma'malah bukanlah permukiman yang dikenal sebagai pusat keagamaan. Bukti ekskavasi sebelumnya menunjukkan bahwa wilayah tersebut memiliki kegiatan eksploitasi dan pengolahan sumber daya mineral, khususnya emas, perak, dan tembaga. Struktur huniannya menunjukkan Al-Ma'malah sebagai daerah pertambangan yang memiliki kegiatan produksi kerajinan.

Analisis ilmiah terhadap sampel yang diperoleh selama penggalian terdahulu mengindikasikan bahwa aktivitas pertambangan telah dimulai sebelum masa Islam dan berlangsung sangat intensif antara akhir abad ke-6 hingga abad ke-9 Masehi. Kronologi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat setempat menjadi saksi transisi sejarah yang penting, yakni peralihan dari masa-masa terakhir sebelum Islam menuju masa perkembangan masyarakat Islam awal.

Konteks yang lebih luas inilah yang menjadikan masjid yang baru teridentifikasi tersebut memiliki arti penting. Alih-alih sekadar menjadi monumen keagamaan yang berdiri sendiri, masjid ini menjadi bukti adanya kegiatan ibadah di tengah permukiman yang aktif secara ekonomi, di mana penduduknya menggantungkan hidup pada kegiatan pertambangan, pengolahan, dan perdagangan regional.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement