WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menolak menerbitkan visa bagi sejumlah anggota delegasi Presiden Iran Masoud Pezeshkian, yang dijadwalkan menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pekan ini.
Penolakan visa tersebut termasuk terhadap sejumlah anggota tim komunikasi Presiden Pezeshkian. Informasi itu disampaikan media pemerintah Iran pada Senin (21/9).
Kantor berita negara Iran, IRNA, menyebut penolakan tersebut sebagai langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump.
"Dalam langkah permusuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh pemerintah AS, (Presiden AS Donald) Trump telah menolak visa AS kepada anggota-anggota tertentu dari delegasi tingkat tinggi presiden, termasuk anggota tim komunikasinya," demikian laporan IRNA, dilansir dari trtwolrd, Selasa (22/9/2026).
Kantor berita Mehr juga melaporkan hal serupa dengan mengutip juru bicara kepresidenan Iran. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Pezeshkian dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan Sidang Umum PBB pada Rabu.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei turut mengecam kebijakan tersebut. Dia menuding pemerintahan Trump telah "menginjak-injak hak akses informasi".
Baqaei mengaitkan persoalan itu dengan kebijakan terbaru pemerintah AS yang melarang tiga media besar Amerika memasuki Gedung Putih setelah adanya keberatan terhadap pemberitaan media-media tersebut.