Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gunung Anak Krakatau Turun Status Jadi Waspada Usai Aktivitas Menurun

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 22 September 2026 |07:16 WIB
Gunung Anak Krakatau Turun Status Jadi Waspada Usai Aktivitas Menurun
Gunung anak krakatau (foto: PVMBG)
A
A
A

Penurunan aktivitas juga didukung oleh data deformasi yang menunjukkan adanya deflasi atau penurunan tubuh gunungapi.

Pada 20 September 2026, tercatat satu kali Gempa Low Frequency serta Tremor Menerus dengan rata-rata amplitudo 2 milimeter.

Radius 2 Kilometer

Dengan status Level II (Waspada), Badan Geologi meminta masyarakat di sekitar Gunungapi Anak Krakatau serta pengunjung, wisatawan, dan pendaki tetap mematuhi rekomendasi keselamatan.

Mereka dilarang memasuki maupun melakukan aktivitas di dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas Gunungapi Anak Krakatau.

"Masyarakat di sekitar Gunung Anak Krakatau dan pengunjung, wisatawan, pendaki tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya lontaran batu pijar dan hujan abu lebat," kata Lana.

Badan Geologi juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung tetap tenang serta tidak mempercayai isu mengenai erupsi Gunungapi Anak Krakatau yang disebut akan menyebabkan tsunami.

"Masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung harap tenang dan jangan mempercayai isu-isu tentang erupsi Gunungapi Anak Krakatau yang akan menyebabkan tsunami, serta dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan BPBD setempat," ujar Lana.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement