Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Temui Keluarga Korban Penembakan Papua, Mentan Amran: Mereka Pahlawan Pangan

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 22 September 2026 |17:04 WIB
Temui Keluarga Korban Penembakan Papua, Mentan Amran: Mereka Pahlawan Pangan
Mentan Amran temui keluarga korban penembakan Papua (Foto: Dok)
A
A
A

JAKARTA  — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menemui keluarga tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang gugur dalam menjalankan tugas. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Dalam pertemuan itu, Mentan Amran menyampaikan belasungkawa sekaligus penghormatan atas pengabdian ketiganya. Ia menilai Afrida Rapi, dokter hewan Alfonsius Albinus Mehan, dan Willy Mbuik telah memberikan pengabdian nyata untuk memastikan pelayanan pertanian dan dukungan pangan tetap menjangkau masyarakat di wilayah terpencil Papua Pegunungan.

“Terkhusus kepada keluarga yang kena musibah, kami atas nama pemerintah dari Kementerian Pertanian mengucapkan belasungkawa, duka cita yang mendalam kepada almarhumah dan almarhum. Semoga beliau diterima di sisi-Nya. Beliau pahlawan-pahlawan pangan kita yang gugur pada saat mengantar pangan ke wilayah terjauh, terpinggir di daerah Provinsi Jayawijaya, Papua Pegunungan,” ujar Mentan Amran.

Mentan Amran mengatakan, kehilangan tersebut bukan hanya menjadi duka bagi keluarga, tetapi juga bagi jajaran Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah. Ketiga pegawai tersebut gugur ketika menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, pemerintah memastikan perhatian terhadap keluarga korban tidak berhenti pada penyampaian belasungkawa. Mentan Amran menegaskan, anak-anak yang ditinggalkan harus tetap mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita.

“Kami hari ini sebagai Menteri Pertanian dan seluruh teman-teman memberikan dukungan moril kepada anak-anak yang ditinggalkan. Insyaallah kami beri beasiswa sesuai kemampuan kita, satu orang Rp50 juta. Totalnya dengan keluarganya Rp300 juta,” kata Mentan Amran.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada keluarga dan diarahkan untuk menjadi tabungan pendidikan anak-anak korban.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement