JAKARTA - Jasad Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu I, Surakman, yang mengangkut rombongan jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, telah ditemukan dan berhasil diidentifikasi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Banten, Al Amrad, mengungkapkan bahwa tim SAR gabungan hingga saat ini terus melakukan penyisiran di perairan Pulau Enggano, lokasi ditemukannya jasad ABK tersebut.
"Pulau Enggano, sampai hingga saat ini teman-teman dari Bengkulu, dari SAR Bengkulu, itu masih melakukan penyisiran dengan info-info yang kita berikan, dengan pergeseran-pergeseran target yang mengarah ke wilayah Bengkulu dan hingga saat ini belum ada tanda-tanda. Itu tindakan yang saat ini kita lakukan," kata Amrad dalam jumpa pers, Rabu (23/9/2026).
Saat disinggung apakah bakal kembali melakukan operasi pencarian, Amrad menyatakan bahwa sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan proses pemapelan dan e-broadcast.
"Seperti kami sampaikan tadi, Pak, secara aturan pencarian kami itu terlaksana selama tujuh hari. Dalam tujuh hari, kita sudah perpanjang tiga hari. Di tujuh hari itu kita menemukan jenazah pada tanggal 12. Nah, sampai tanggal 14, setelah evaluasi, kita perpanjang tiga hari," ujarnya.