"Setelah tiga hari itu tidak ada tanda-tanda korban, makanya kita lakukan tindak lanjut e-broadcast dan pemapelan, seperti itu," tambahnya.
Tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi jasad Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu I, Surakman. Jenazah tersebut merupakan bagian dari proses pencarian rombongan jurnalis dan awak kapal lainnya yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Surakman teridentifikasi berawal dari temuan jasad pria di perairan Pulau Enggano, Bengkulu. Polda Banten dan Bengkulu berkoordinasi untuk melakukan pencocokan data DNA dari keluarga rombongan kapal yang hilang tersebut.
Surakman sendiri bakal dibawa ke Banten dari Bengkulu pada Kamis, 24 September 2026. Setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), keluarga rencananya bakal memakamkan Surakman pada siang hari di TPU Ki Demang, Carita, Banten.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.