Pemerintah juga menetapkan ambang batas tinggi muka air gambut agar tetap jenuh. Ketinggian air dijaga agar tidak menyusut terlalu dalam dari permukaan tanah.
"Intinya kita coba menjaga permukaan air gambut, tidak boleh turun lebih dalam dari 40 sentimeter dari permukaan tanah. Harapannya, ketika kondisi tanah lebih jenuh dan lembap, gambut tidak akan mudah terbakar," jelasnya.
Guna mendukung kelembapan tersebut, pengelolaan reservoir air di kawasan gambut terus dioptimalkan. Selain itu, BMKG siap menyiagakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) jika potensi awan hujan terdeteksi di wilayah rawan.
"Salah satu caranya yaitu menjaga ekosistem gambut dengan reservoir-reservoir air yang ada di bawahnya. Jika memungkinkan dan terdapat potensi awan hujan, kita juga akan melaksanakan operasi modifikasi cuaca," pungkas Faisal.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.