Faisal mengatakan, BMKG juga memantau potensi tsunami yang dapat terjadi akibat letusan gunung api yang berada di perairan.
“Intinya kalau BMKG fokus ke sana dan apakah letusan dari gunung api yang berada di perairan itu dapat berpotensi menimbulkan tsunami. Itu juga kita menggunakan banyak sekali alat pemantau di sana,” katanya.
Saat ditanya mengenai koordinasi terkait kemunculan daratan baru tersebut dan potensi erupsi, Faisal kembali menegaskan bahwa kewenangan terkait gunung api berada di Badan Geologi.
“Erupsi ada, tapi saya mungkin tidak memiliki otoritas untuk menyampaikan lebih jauh ya, karena untuk gunung api itu ada di bawah Badan Geologi,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.