JAKARTA - Banjir bandang menerjang distrik Gorkha, Nepal, dan menyebabkan lebih dari 100 pendaki asing terjebak setelah sejumlah jembatan hancur dan jalur pendakian rusak pada akhir pekan.
Selain menjebak para pendaki, bencana tersebut juga menyebabkan lima warga desa hilang, termasuk dua perempuan. Mereka dilaporkan hilang setelah tanah longsor di antara Lokpa dan Chumling menghalangi aliran Sungai Budhi Gandaki hingga memicu banjir di wilayah hilir.
Media lokal Online Khabar melaporkan pada Senin 12 Oktober 2026. bahwa otoritas setempat masih melakukan upaya pencarian terhadap warga yang hilang.
Badan Penanggulangan Bencana dan Manajemen Risiko Nasional Nepal menyatakan, empat helikopter militer telah dikerahkan untuk melakukan operasi penyelamatan. Sedikitnya 47 orang berhasil dievakuasi, sementara 437 personel keamanan diterjunkan untuk membantu penanganan bencana.
Banjir juga menghancurkan sejumlah jembatan serta merusak rumah warga, dua menara telepon, dan 50 tiang listrik. Kerusakan tersebut turut mengganggu akses transportasi dan komunikasi di kawasan terdampak.
Seorang pendaki asal Bangladesh, Md Shahadat Hossain, mengatakan dirinya terjebak di Desa Jagat bersama sejumlah pendaki lainnya. Sembilan warga Bangladesh juga tengah menunggu kemungkinan evakuasi menggunakan helikopter.
"Kami terjebak di Jagat sejak kemarin. Banjir bandang datang dari atas desa dan mengalir ke bagian bawahnya," kata Shahadat.