JAKARTA - Polisi mengungkapkan pengakuan sopir mobil listrik BYD berinisial S (46) yang menabrak empat mobil hingga melindas pengemudi ojek online (ojol) berinisial HS (56) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pengemudi mengaku melamun dan mengantuk saat berkendara.
"Jadi hasil pemeriksaan sementara, yang bersangkutan melamun, ngantuk," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo kepada wartawan, Senin (26/10/2026).
Saat kejadian, sopir BYD mengaku menginjak gas mobil hingga hilang kendali. Ia pun panik hingga berujung menabrak mobil dan melindas ojol di lokasi.
"Terinjak gas, kemudian panik kaget, hilang kontrol, gasnya semakin terinjak. Kita juga masih mau mendalami terkait dgn fungsi gas dan rem dari kendaraan. Apakah ada permasalahan pada kendaraan tersebut," ujarnya.
Sopir S sendiri saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi sudah melakukan tes urine terhadap sopir S, hasilnya negatif mengonsumsi alkohol dan narkotika.
Sebelumnya, peristiwa kecelakaan itu terjadi pada Jumat (23/10). Kejadian itu terekam dalam video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, mobil BYD Atto 1 tampak melaju di tengah kepadatan lalu lintas sebelum menghantam kendaraan di depannya.
Setelah tabrakan pertama, mobil listrik itu terus bergerak dan menabrak kendaraan lain. Seorang pengemudi ojol yang berada di depannya terjatuh hingga terlindas. Mobil baru berhenti setelah naik ke trotoar dan menabrak beberapa kendaraan yang terparkir di sisi kiri jalan.