BANDUNG - Penguatan legalitas dan standardisasi produk masih menjadi tantangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Keterbatasan akses pendampingan sering kali menghambat langkah mereka untuk berkembang.
Merespons tantangan tersebut, DPW Partai Perindo Jawa Barat menghadirkan solusi melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat. Langkah nyata ini diwujudkan lewat program UMKM Kita Naik Kelas yang menjangkau 30 pelaku usaha.
Kegiatan di Kota Bandung dan Kabupaten Cimahi ini merupakan bagian dari peringatan HUT ke-12 Partai Perindo. Program difokuskan pada peningkatan kapasitas, fasilitasi 10 Nomor Induk Berusaha (NIB), serta 10 sertifikat halal.
"Tema Bersatu, Berdaya, Berdampak memiliki makna yang sangat relevan dengan upaya pemberdayaan UMKM. Kita harus bersatu membangun kolaborasi, memperkuat kapasitas pelaku usaha agar semakin berdaya, serta memastikan setiap program yang dijalankan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," tegas Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat, Rifqi Ali Mubarok, Senin (2/10/26).
Inisiatif ini sejalan dengan narasi Partai Perindo sebagai partai pro ekonomi yang konsisten mendorong ekonomi kerakyatan. Pemberdayaan tersebut diarahkan agar UMKM lebih mandiri dan mampu memperluas jangkauan pasar.
"UMKM harus kita dorong untuk naik kelas. Bukan hanya mampu memproduksi dan menjual, tetapi juga memiliki legalitas usaha, sertifikasi halal, kualitas produk, dan kemampuan mengembangkan pasar. Harapannya, UMKM dapat tumbuh lebih profesional, mandiri, dan berdaya saing," tegas Rifqi.