getting time...

NEWS » News

Bocah 2 Tahun Tewas Tenggelam di Kolong Rumah

Rival Fahmi - Okezone
Rabu, 19 Desember 2007 17:29 wib

TERNATE - Malang nian nasib pasangan keluarga Suhain (33) dan isterinya Irianti Arifin (28). Di saat yang lainnya tengah menikmati suasana jelang lebaran Idul Adha, pasutri tersebut harus meratapi kehilangan putra bungsunya Muhammad Fauzan (2 tahun) yang tewas tenggelam di kolong rumahnya.

Rumah keluarga Suhaim yang terletak di kawasan Jalan Mutiara RT/RW 03/03 kelurahan Sangaji, Ternate Utara itu tiba-tiba riuh dengan berita hilangnya Ojan, sapaan Fauzan, yang sebelumnya tengah dijaga neneknya Nongke, Rabu (19/12/2007).

Menurut keterangan beberapa tetangga, setelah kurang lebih setengah jam dicari, ternyata tubuh lemas dan membiru Ojan akhirnya berhasil ditemukan pamannya sendiri, Irhan (16), dalam kondisi sungsep dengan kepala tertanam dalam lumpur yang kedalaman air lautnya setinggi kurang lebih setengah meter, sekitar pukul 14.00 WIT.

Sebelumnya, Ojan sendiri tengah bermain dengan neneknya sementara ayah dan ibunya tengah berada di luar rumah. Ayahnya yang hanya seorang kuli bangunan dan ibunya sendiri penjual ikan di pasar Kieraha.

Karena sedikit lengah, sang nenek yang bermaksud mengunci pintu belakang rumahnya, tiba-tiba dikejutkan dengan hilangnya Ojan. Kontan saja, kepanikan Nongke memancing warga sekitar untuk beramai-ramai mencari putra ketiga Suhaim itu.

Dicari di halaman depan rumah dan rumah tetangga, Ojan justru ditemukan adik ibunya yang tengah bekerja di belakang rumahnya. Awalnya, Irhan sendiri tidak terlalu menggubris panggilan ibunya yang tengah mencari Ojan.

Namun, tiba-tiba dirinya dikejutkan dengan adanya sepotong kaki manusia yang muncul di air laut.

Irhan sempat menyangka itu potongan kaki boneko, namun saat diperhatikan pada bagian kuku, barulah ia yakin itu mayat ponakannya.

Sempat diberi pertolongan pertama dengan napas bantuan oleh pamannya dan dilarikan ke Puskesmas terdekat yang hanya berjarak kurang lebih 200 meter dari rumahnya, nyawa Ojan tak jua dapat ditolong dokter.
(jri)