Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketua dan Anggota KPU Jabar Menangis

TB Ardi Januar , Jurnalis-Selasa, 22 April 2008 |13:25 WIB
Ketua dan Anggota KPU Jabar Menangis
A
A
A

BANDUNG - Selesainya proses pemilihan gubernur membuat para anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat (Jabar) senang. Mereka meluapkan kegembiraan dengan saling berpelukan satu sama lain. Air mata pun mengalir di pipi mereka.

Di kantor KPU Jabar yang berlokasi di Jalan Garut, Bandung, Jawa Barat itu, sesama anggota dan staf di KPU saling bersalaman dan berpelukan satu sama lain, Selasa (22/4/2008). Panitia penyelenggara pun mendapatkan ucapan selamat dari tim sukses calon maupun jajaran muspida.

Suasana haru semakin terasa saat Ketua KPU Jabar Setia Permana berpelukan dengan anggota KPU Feri Kurnia Rizkiansyah. Keduanya menangis selama beberapa menit. Setia mengatakan dirinya terharu, gembira, dan bangga dengan kinerja anggotanya.

"Saya tahu betul bagaimana mereka bekerja. Tidak sedikit mereka yang harus tidur di kantor kelurahan. Ini tidak pantas kalau diganti dengan materi. Ini sangat membuat saya terharu, dan saya senang akhirnya penghitungan suara selesai," tutur dia.

Menanggapi adanya pasangan calon yang tidak mau menandatangani berita acara penghitungan suara, Setia mengatakan hal ini menjadi koreksi bagi pihaknya agar ke depannya tidak lagi terjadi.

"Yang jelas, kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bekerja. Memang dalam setiap pilkada, kalau ada yang salah, pasti KPU yang dijadikan sasaran. Kalau mau protes silakan lapor ke panwas, dan mengenai suara, silakan melapor ke Mahkamah Agung," pungkas Setia, sembari mengatakan hasil penghitungan selanjutnya akan disampaikan ke DPRD Jawa Barat.

(Nurfajri Budi Nugroho)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement