JAKARTA - Geng Nero, yang merupakan geng 'sadis' dikalangan remaja putri sudah satu tahun lebih berkiprah. Dalam kurun waktu tersebut, ternyata mereka telah memakan banyak korban penganiayaan.
"Awalanya, geng ini dibentuk saat para anggota duduk di bangku kelas 3 SLTP di Pati dan berlangsung hingga sekarang," kata Kasat Reskrim Polres Pati AKP Sulkhan kepada okezone, Sabtu (14/6/2008).
Menurut pengakuan salah seorang anggotanya, lanjutnya, geng ini dibuat untuk menjadi kelompok gaul. Setiap anggota diwajibkan untuk bercerita tentang masalahnya. "Jika salah satu anggota punya masalah dengan orang lain, maka orang tersebut akan dihabisi secara bersama-sama," tambahnya.
Bahkan, kelompok ini tidak segan-segan untuk menyiksa korbannya hingga babak belur. "Menurut pengakuan para korban, ulah geng itu sudah berulang dan meresahkan. Diperkirakan korbannya banyak, namun baru tiga yang melapor," terang Sulkhan.
Sebelumnya, kemarin siang, aparat Polres Pati Jawa Tengah menangkap empat anggota geng Nero. Polisi menangkap MY, TK, RTN, PTR di rumahnya setelah mendapat laporan dari Lusi, yang menjadi korban pengeroyokan geng tersebut. (poy)
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.