tragedi sukhoi

NEWS » News

Polisi Amankan Jalur Mudik dengan Penembak Jitu

Thomas Joko - Okezone
Jum'at, 4 September 2009 09:05 wib
(Ilustrasi Hsatrainingdivision)
(Ilustrasi Hsatrainingdivision)

SEMARANG - Polda Jawa Tengah menempatkan penembak jitu atau sniper dibeberapa lokasi untuk mengamankan pemudik Lebaran 2009 dari ulah kejahatan bajing loncat.

Bajing loncat adalah tindak kejahatan yang dilakukan sekelompok orang dengan cara mengambil alih kendaraan ditengah jalan sepi. Mereka tak segan melukai atau membunuh pemilik kendaraan yang diincarnya.

Wakapolda Jateng Brigjen Pol Tonny Aribawanto menandaskan bahwa penempatan sniper itu merupakan bukti polisi tidak ada toleransi. Jika ada yang lakukan perbuatan kriminal akan langsung ditindak.

"Jika perlu kita tindak dengan peringatan-peringatan. Kalau pelaku berusaha melarikan diri atau melawan, kita perlu lakukan tembakan. Tapi tidak dibagian mematikan, hanya untuk melumpuhkan. Itulah sebabnya kita libatkan sniper untuk keamanan arus mudik dan balik terutama dari kejahatan bajing loncat," papar Brigjen Pol Tonny Aribawanto.

Jajaran Polda Jateng tidak akan menempatkan sniper di satu titik lokasi saja. Karena menurut Wakapolda sifat bajing loncat terus begrerak. Mereka tidak bisa dicegah di satu titik saja.

Polda Jateng telah mendata 17 daerah rawan bajing loncat yaitu di Cimohong Brebes, Balai Kambang Brebes, Kedung Kelor Tegal, Ampel Gading Pemalang, Alas Roban Batang, Sarang Rembang, Bawen semarang, Jambu Semarang, Cepu Blora, Kragan Temanggung, Dayeuh Luhur Cilacap, Sambung Macan Sragen, Tawangmangu Karanganyar, Ampel Boyolali, Prambanan Klaten, Lumbir Banyumas dan Rawalo Banyumas.

Di lokasi-lokasi itulah Polda Jateng menempatkan para sniper. Namun Wakapolda Jateng menolak mengatakan jumlah penembak jitu yang diterjunkan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2009.

"Jumlah sniper tidak perlu tahu. Itu intern kita saja yang tahu," ucap Tonny.
(ton)

  • judee » 0 Tanggapan
    paling boongan spy polisi dianggap kerja aja..kalo ada palingn cuma 1-2 org aja sesuai dgn tlp polisi 112 (1 mobil isinya 1 org ato 2 org)
    Beri Tanggapan Laporkan
  • joni » 0 Tanggapan
    wah saya setuju sekali dengan gagasan pak polisi,bagus pak saya dukung 100 persen pak,lindungi rakyatmu pak dari orang2 yg tak bertanggung jawab,salut buat pak pilisi...selamat bertugas bravo.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.