getting time...

Insiden Peluncuran 'Gurita Cikeas'

Haris: Polisi Jadi Alat SBY Bungkam Suara Kritis

Lira Astria - Okezone
Rabu, 6 Januari 2010 14:25 wib

JAKARTA - Aktivis Petisi 28 Haris Rusly Moti diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap Ramadhan Pohan oleh George Junus Aditjondro. Menurut Haris, polisi sudah menjadi alat Presiden SBY untuk membungkam gerakan kritis.

“Jika polisi hanya mengurus kasus remeh temeh seperti ini dan tidak mengugkap kasus yang lebih besar (Century), Kepolisian menjadi alat SBY untuk membungkam gerakan kritis dari masyarakat,” katanya usai pemeriksaan di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (6/1/2010).

Haris yang didampingi pengacara Petisi 28 Royke Barce Bagalatu menjelaskan, semestinya pihak kepolisian sensitif melihat buku Pak George sebagai sebuah indikator dan bukti permulaan untuk mengusut lebih jauh kejahatan korupsi yang dilakukan oleh jaringan Cikeas.

“Itu harus menjadi prioritas ketimbang kasus yang menurut saya romantika forum biasa. Dan saya tegaskan sama sekali tidak ada penganiayaan yang dilakukan George pada Ramadhan Pohan karena tidak ada luka,” jelasnya.

Dan insiden dalam peluncuran “Gurita Cikeas” beberapa waktu lalu, kata dia, juga dipicu oleh provokasi yang dbuat Ramadhan.

“Dalam BAP kami mencurigai, ada niat kedatangan Ramadhan sengaja untuk memancing emosi George dengan tujuan mengacaukan jalannya acara. Kita berharap polisi jangan jadi polisi kolonial tapi benar-benar lihat dari penyebabnya,” tegasnya.

Ramadhan Pohan, menurut Haris, tidak diundang dalam acara tersebut, dan memaksa diri masuk ke forum. “Sebelumnya yang diundang Andi Arif tapi dia katanya mewakili Andi Arif, tetapi pas sudah di depan dia bilang mewakili diri sendiri. Berarti kan dia berbohong,” katanya.
(ded)

  • suratman » 0 Tanggapan
    Gonjang ganjing mslh politik yang tak kunjung usai.hanya berkutat pd masalah yang tak pernah selesai,perdagangan bebas kita minta di tunda ooohhhhhh.inilah indonesia
    Beri Tanggapan Laporkan
  • edwin arifin » 0 Tanggapan
    sudah terang benderang rakyat Indonesia menyaksikan pelemparan buku kepada Ramadhan POhan kok nggak ngaku.apalagi jk tdk ada rekamannya pastilah sudah diputarbalikkan fakta pak George dilempar buku oleh pak Ramadhan Pohan.Indonesia tidak butuh orang2 seperti kalian.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • kempul » 0 Tanggapan
    Udah lah Haris, kapan negara ini mo maju kalo pikiranmu selalu negative sama pemerintah...jangan gacor tok dan jangan sekali kali mengatasnamakan rakyat
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.