Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

600 KK Korban Banjir Bandang Terancam Kelaparan

Rus Akbar , Jurnalis-Jum'at, 05 Februari 2010 |18:17 WIB
600 KK Korban Banjir Bandang Terancam Kelaparan
A
A
A

PASAMAN - Korban banjir bandang sekira 600 KK di Durian Hutan, Jorong (Dusun) Paraman Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat terancam kelaparan. Setelah diungsikan ke daerah yang lebih tinggi dengan jarak 3 KM dari tempat asal mereka.
 
 
Banjir bandang yang menghantam Kabupaten Pasaman Barat tersebut terjadi kemarin sekira pukul 16.20 WIB. Banjir yang disertai lumpur dan kayu tersebut akibat hujan deras seharian membuat tanah, kayu langsung longsor bersama dengan air sungai.
 
Sementara itu, Kapolsek Talamau, Iptu Muzhendra yang dihubungi okezone, Jumat (5/2/2010) membenarkan telah terjadi longsor di kampung Durian Hutan, namun tidak ada korban jiwa, hanya rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana ini.
 
“Hingga saat ini kami masih meminta kepada warga tetap berada di pengungsian, karena kondisi cuaca yang belum bagus, dan ini berpotensi akan kembali terjadi banjir bandang,” katanya.
 
Hanya saat ini kondisi di pengungsian warga terancam kelaparan, karena di pengungsian mereka tidak membawa makanan, ditambah lagi jaraknya dari lokasi pengungsian ke rumah warga jauh sekira 3 KM.
 
“Kami sangat membutuhkan, bantuan berupa tenda, pakaian, makanan dan dapur
umum, karena saat ini kami mengungsi hanya membawa perlengkapan makanan yang terbatas, saat pengungsian dilakukan kami tidak sempat membawa makanan, karena takut akan menerjang pemukiman kami,” kata Sugeng (40) salah satu warga yang mengungsi.
 
Banjir bandang tersebut telah merusak Masjid Babussalam, jalan dan tiga unit rumah warga. Hingga saat ini Dinas PU Pasaman Barat lagi membersihkan badan jalan dengan mengerahkan satu unit alat berat ekskavator, agar jalan ke daerah itu bisa ditembus.

(Lusi Catur Mahgriefie)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement