JAKARTA - Mabes Polri kembali menangkap seorang pelaku pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) di Sidoarjo, Jawa Timur. Pelaku diduga memiliki peran yang cukup sentral dalam pembobolan ATM.
“Pada 8 Februari 2010, telah ditangkap tersangka GW alias HG di Surabaya tepatnya Graha Tirta Bromelia, Waru Sidoarjo. Dalam pemeriksaan, HG berperan mengirim data kartu dan penggandaan kartu,” kata Kadiv Humas Irjen Pol Edward Aritonang di PTIK, Jakarta, Selasa (9/2/2010).
Edward belum dapat memastikan, bahwa pelaku yang ditangkap ini adalah jaringan yang berinisial F. “Kami masih dalami,” tandasnya.
Lebih lanjut Edward menambahkan, bahwa peralatan yang digunakan untuk menggandakan kartu diperoleh pelaku dari Singapura.
“Hasil sementara bahwa peralatan tersebut didapat dari Singapura, dan saat maraknya pembobolan ATM alat tersebut sudah mulai dihancurkan oleh pelaku,” terangnya
Edward juga mengaku tengah melakukan penelusuran ke Singapura. ”Kita sedang telusuri ke sana (Singapura), apakah barang tersebut dapat dibeli dengan bebas atau tidak,” katanya.
Beberapa waktu lalu, sejumlah uang nasabah di Indonesia tiba-tiba berpindah tangan melalui ATM. Polisi mengamankan belasan orang yang diduga terkait dengan pembobolan tersebut.
Hingga kini polisi belum membeberkan berapa jumlah korban dan pelaku yang diamankan saat ini.
(kem)