Terorisme Pamulang (Foto: reuters)
DEPOK - Mantri Fauzi yang diduga terlibat dalam penyergapan Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri di Pamulang, Tangerang Selatan diduga alumni Universitas Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Komunikasi Vhisnu Juwono mengatakan, pihak UI masih melacak kebenaran informasi tersebut dan menelusuri identitas Fauzi yang disebut sebagai alumni mahasiswa S2 UI.
Hal itu, kata Vhisnu, dilakukan dengan cara menginventarisasi nama-nama Fauzi di setiap angkatan.
“Katanya kan mahasiswa S2, kita cari semua nama Fauzi di data dokumen alumni S2. Dia jurusan Fakultas Kesehatan Masyarakat katanya di media, tapi nama-nama jumlahnya banyak sekali, kita baru temukan puluhan nama,” ujarnya kepada wartawan di Balai Sidang Universitas Indonesia, Rabu (10/3/2010).
Vhisnu menambahkan, pihak kampus siap menyambut baik Polri jika membutuhkan kerjasama untuk mencari tahu identitas Fauzi. Saat ini, kata Vhisnu, baru dalam tahap pengecekan awal dan belum secara mendalam.
“Kita juga belum tahu apa benar alumni, kita bukan lembaga investigasi, tapi kita siap jika diminta bantuan Polri. Kita masih cek nama tiap angkatan,” ujarnya.
Fauzi diduga menyembunyikan Dulmatin, teroris yang paling dicari, di rumahnya yang beralamat di Jalan Setiabudi, Pamulang, Tangerang Selatan.
Hingga kini, Fauzi masih menjadi buronan polisi dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
(lsi)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan