getting time...

Demonstran Lukai Diri Menggunakan Kaca di KPK

Selasa, 7 September 2010 13:46 wib
Ilustrasi (Dok. Okezone)
Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Puluhan orang yang tergabung dalam LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara), menggelar unjuk rasa menuntut KPK segera menyelidiki kasus korupsi yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

Dalam aksi tersebut, Ketua LSM penjara Ahmad Fahri, sempat memecahkan gelas dengan menggunakan kepala. Akibat aksi itu, tangan kanan Ahmad Fahri, sobek cukup dalam, sehingga mengalami pendarahan.

“Darah ini adalah simbol dari darah rakyat, jangan sampai ada yang meninggal di sini, karena tidak ada satu pun orang KPK, yang menemui kami," ancam Ahmad di Jakarta, Selasa (7/9/2010).

Awalnya aksi LSM Penjara ini, dilakukan di depan Kantor KPK, namun pengunjuk rasa memaksa masuk, dan sempat terjadi aksi dorong, karena tidak ada perwakilan KPK yang menemui pengunjuk rasa.

Melihat aksi tersebut, akhirnya masa LSM Penjara diperbolehkan oleh aparat keamanan untuk memasuki pelataran depan Kantor KPK, dan mereka akhirnya ditemui oleh staf Direktoran Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK, Imam Harmudi.

Setelah berhasil menemui perwakilan KPK, Ahmad, demonstran yang tangannya terluka langsung mendapatkan pertolongan pertama dari rekan sejawatnya. Ceceran darahnya yang menggenang di sekitar pintu depan Kantor KPK pun langsung dibersihkan oleh petugas kebersihan KPK.

LSM Penjara menduga Gubernur Jabar Ahmad Heryawan telah melakukan tindak pidana korupsi dalam perekrutan 13 staf ahli Gubernur, penyelewenangan dana bantuan sosial tahun anggaran 2009 sebesar Rp2,52 triliun, serta pembuatan kartu lebaran atas nama pribadi Ahmad Heryawan menggunakan dana APBD Jawa Barat sebesar Rp1,7 miliar.
(Doly Ramadhon/Trijaya/ful)