getting time...

Antisipasi Kecelakaan Laut, Tim SAR Disiagakan

Jum'at, 10 September 2010 20:14 wib
ilustrasi
ilustrasi

BANTUL - Tim SAR Kabupaten Bantul sedikitnya akan menerjunkan 78 personilnya untuk mengantisipasi kecelakaan laut yang bisa menimpa para wisatawan saat libur panjang Lebaran.

Penjagaan  mengingat pantai diselatan Bantul, Yogyakarta seperti Pantai Parangtritis, Depok, Samas, Kuwaru dan Pantai Pandansimo terkenal dengan gelombang cukup ganas dan sangat rawan terjadinya laka-laut.

“Khusus untuk Pantai Parangtritis dan Pantai Depok terdapat 58 personil sar yang siap melakukan pengamanan mulai H Lebaran hingga H+7 Lebaran. Jika pengamanan pada hari biasa setiap regu jaga hanya beranggotakan 10 orang, sehingga dapat lebih memantau keberadaan wisatawan pada daerah yang dinyatakan rawan” ujar Taufik M Faqi Sekretaris Tim SAR Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta, Jumat (10/9/2010)

Secara total kekuatan yang dipunyai SAR Bantul kata Taufik mencapai 78 personil, 58 personil untuk pengamanan Pantai Parangtritis dan Depok, sedangkan 20 personil lainnya untuk pengamanan Pantai Samas, Kuwaru dan Pantai Pandansimo. Jumlah personil sar itu tidak semua akan dikerahkan karena harus ada yang berjaga secara giliran selama 24 jam non stop pada 5 pantai yang ada di Kabupaten Bantul.

“Jika kondisi pantai sangat ramai, tim SAR yang kita terjunkan tidak hanya satu regu namun bisa dua hingga 3 regu”tandasnya

Langkah lain lanjut Taufik untuk mengantisipasi laka-laut pihaknya saat ini hanya bisa mengoptimalkan alat komunikasi yang ada seperti pengeras suara untuk memperingatkan para pengunjung, pemasangan tanda daerah bahaya untuk berenang dan patroli atau pagar betis pada daerah yang ramai dikunjungi dan rawan kecelakaan laut.

“Itu langkah maksimal yang bisa kita berikan dalam pengamanan saat perayaan pergantian tahun mendatang kepada pengunjung pantai di Kabupaten Bantul” tuturnya

Komandan Sar Pantai Parangtritis Ali Sutanto Joko Saputro menambahkan Tim SAR nantinya juga akan di Bantul oleh Rotary Adventure Club dengan kendaraan roda empatnya yang bisa berjalan diatas pasir untuk melakukan pemantauan secara dekat kepada wisatawan dan melakukan evakuasi secara cepat jika terjadi laka laut.

“Seperti biasanya saat pengunjung ramai seperti ada libur panjang kita dibantu oleh Rotary Adventure Club untuk mempermudah kerja kita dalam mengamankan pengunjung pantai” tandasnya

(Daru Waskita/Trijaya/crl)