JAKARTA - Politisi Partai Gerindra Permadi menyesalkan dukungan aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) kepada Ketua KPK terpilih Busyro Muqoddas. Karena Busyro merupakan kepanjangan tangan pemerintah.
"Saya menyesalkan anak Bendera yang mempercayakan kepada Busyro Muqoddas. DPR dikuasai pemerintah, Busyro dipilih oleh DPR," ungkap Permadi yang sengaja ikut berjalan kaki dari kantor Bendera ke KPK, Jakarta, Minggu (5/12/2010).
Dengan mendukung Busyro, Permadi percaya mantan Ketua Komisi Yudisial itu tidak akan membuka kasus dana bailout Bank Century. "Walaupun dia (Busyro) dikasih 4 bahkan 5 tahun (masa jabatan di KPK), mereka (DPR) akan terus dilindungi oleh Busyro," tukasnya.
Namun Permadi juga menantang Busyro untuk cepat menuntaskan kasus Century. "Kita tantang dia dalam 30 hari, bila tidak persetan percaya pada Busyro Muqoddas. Suara rakyat adalah suara Tuhan," tegasnya.
Dia juga mengatakan pemerintah saat ini sudah menjadi pemerintahan VOC. "Menurut teori Bung Karno pemerintahan VOC hanya bisa ditumbangkan dalam revolusi," kata anggota Dewan Pembina Gerindra ini.
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.