DEPOK – AMN (13), saat ini ditahan di tahanan khusus anak Polres Depok untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang menusuk SM (12), teman sekelasnya di SDN Cinere 01, Depok hingga delapan tusukan.
Kondisi SM sendiri saat ini masih dirawat intensif di RS Fatmawati dan berangsur–angsur membaik.
Kapolsek Limo Depok Kompol Sukardi mengatakan, AMN yang tinggal di Jalan Buntu RT 004/01 Cinere, Depok ini memang sosok anak yang nakal. Raut wajahnya tak ada penyesalan meskipun telah menusuk temannya.
“Matanya itu tajam sekali, enggak ada sedikitpun penyesalan, kalau besar ini betul–betul bibit preman, kata gurunya memang bengal, malah saya bilang temannya ditusuk sampai mati, dia jawab biarin saja dia mati daripada saya, begitu jawabnya,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (19/02/12).
AMN baru enam bulan berada di Depok. Ia merupakan siswa pindahan dari sekolahnya di Lampung. Ibunya kini berada di Lampung, sementara ayahnya sudah meninggal. AMN hanya tinggal bersama kakaknya di Depok. Kakaknya hanya seorang satpam di daerah Mangga Dua.
Kondisi inilah yang membuat Amien menjadi anak yang nakal. Di sekolah, AMN kerap kali mencuri uang teman–temannya.
“Jadi motif dia menusuk SM atas dasar dendam, karena SM sudah melaporkannya ke guru mereka kalau pelaku mencuri handphone milik SM tegas Sukardi.
Bahkan saat hendak ditangkap, SM sempat mencoba kabur ke Mal Cinere. “Dia bilang, apa polisi coba–coba tangkap gue,” tutur Sukardi.
SM mengetahui AMN yang mencuri handphonenya setelah salah satu teman Amien mengaku bahwa hasil pembagian penjualan handphone tidak merata. “AMN dapat Rp50 ribu, temannya Rp50 ribu, dan satunya lagi hanya Rp10 ribu, dipakai buat jajan, mereka jual handphone di kawasan Meruyung,” tandasnya.
(TB Ardi Januar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.