JAKARTA - Ketua Pansus RUU Pemilu Arif Wibowo menyatakan tidak selayaknya Indonesia menggunakan sistem pemilu proporsional terbuka. Karena dengan sistem tersebut, jelas yang menang adalah pemilik modal.
"Kita ini negara yang bangkrut, miskin, kok pakai terbuka. Itu membuka peluang bagi yang punya uang. Sama dengan oligarki itu," tuturnya kepada wartawan di DPR, Jakarta, Kamis (05/04/2012).
Maka dari itu, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan tetap konsisten untuk mengusulkan bahwa sistem pemilu harus menggunakan sistem proporsional tertutup. Menurut Arif, dengan sistem proporsional tertutup maka akan tercipta pemilu yang sederhana dan murah, serta tidak membingungkan masyarakat yang akan mencoblos.
"PDIP yang prinsip itu sistem tertutup. Itu perintah konstitusi, selaras dengan UU Parpol, menciptakan pemilu yang sederhana dan murah," imbuh Arif.
Kendati demikian PDIP tetap bersedia untuk berkompromi terkait ketiga poin krusial dalam RUU Pemilu. Yakni alokasi kursi, ambang batas parlemen, dan mekanisme penghitungan suara. Mengingat sebelumnya PDIP ngotot dengan jumlah ambang batas parlemen, yakni dengan jumlah 5 persen.
"Selain itu (sistem tertutup) kita bisa kompromi, tapi dalam kesepakatan yang bulat. Kan kita lobi terus diluar. Nanti kita lihat di Pansus kayak apa hari Selasa," paparnya.
Jika dalam rapat Pansus tidak terjadi kesepakatan, maka keputusan akhir untuk penentuan RUU Pemilu akan menggunakan mekanisme voting dalam paripurna, yang sedianya diselenggarakan Rabu depan. "Kalau rapat Pansus terakhir Selasa tidak bisa bulat, ya berarti akan kita voting di paripurna," tandasnya.
Dalam sistem pemilu proporsional tertutup, penentuan caleg terpilih berdasarkan nomor urut yang ditentukan oleh parpol. Sementara sistim proporsional terbuka, memberikan keleluasaan pada masyarakat untuk memilih calegnya tanpa harus mendapat intervensi dari parpol dari caleg itu bernaung. Dalam sistem ini, hanya caleg yang meraih dukungan terbanyak yang bisa duduk di kursi legislatif.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.