Jokowi Minta Warga Pilih Nomor 3

|

Foto: Okezone

Jokowi Minta Warga Pilih Nomor 3

JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta yang diusung oleh PDI Perjuangan, Joko Widodo menandatangani kerja sama dengan Jaringan Rakyat Miskin Kota Jakarta (JRMK), yang bekerja sama dengan Urban Poor Consortium (UPC).  

Jokowi dan pasangannya Basuki T. Purnama (Ahok) sepakat dengan konsep Jakarta Baru, Jakarta yang pro rakyat miskin, berbasis pelayanan dan partisipasi warga.

 

Konsep tersebut yaitu warga dilibatkan dalam penyusunan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah), penyusunan APBD, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan program pembangunan kota.

 

Kedua, pemenuhan dan perlindungan hak-hak warga kota, meliputi legalisasi kampung ilegal, pemukiman kumuh tidak digusur tapi ditata, perlindungan dan penataan ekonomi formal untuk pedagang kaki lima, becak, nelayan tradisional, pembantu rumah tangga, asongan, pedagang kecil dan pasar tradisional.

 

"Pemerintah saat ini hanya memperhatikan pembangunan di pusat saja. Di Sudirman, di Kuningan, betul tidak? sehingga perlu adanya legalisasi kampung ilegal," ungkap Jokowi di depan warga Muara Baru, Jakarta Utara, Sabtu (15/9/2012).

 

Kemudian, Jokowi menanyakan apakah warga setuju jika pemukiman kumuh tidak digusur, melainkan ditata, "Setuju tidak?" tanya Jokowi. Warga serentak menjawab dengan kata "Setuju".

 

Dia juga mengatakan Pedagang Kaki Lima (PKL) perlu diberi tempat dan jangan dibebani beban pengeluaran yang tinggi. Oleh karena itu, Jokowi meminta dukungan pada 20 September mendatang.

 

"Jokowi saat ini dikeroyok seluruh partai besar dan gede-gede kaya gajah. Tapi jangan takut karena kalau rakyat bersatu mendukung semuanya akan kalah. Makannya besok tanggal 20 September semuanya keluar rumah dan nyoblos. Inget nomor berapa? Tiga. Salam tiga jari," simpulnya.

(sus)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • Pemilihan Daerah JKT

      Penahanan Sahroni Ditangguhkan, Peradi Apresiasi Polisi

      Pengurus Pusat Bantuan Hukum Perhimpunan Advokat Indonesia (PBH Peradi) mengapresiasi langkah Kapolsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat yang mengabulkan permohonan penangguhan penahan terhadap Sahroni, seorang pembantu rumah tangga yang dituduh melakukan pencurian uang dan cincin atas laporan majikannya.

    • Pemilihan Daerah JKT

      Banjir Surut, Jalan Jatinegara Barat Kembali Dibuka

      Jalan Jatinegara Barat yang sebelumnya ditutup akibat terendam air luapan Kali Ciliwung saat ini sudah mulai dibuka. Kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melewati jalan yang menghubungkan Kampung Melayu dan Matraman itu.

    Baca Juga

    Tukang Ojek Mesum Pindah Rumah Usai Ditegur Warga