JAKARTA - Banyak kalangan memprediksi bahwa tahun 2013 merupakan tahun politik. Tahun ini diperkirakan akan dipenuhi oleh beragam aksi polikus, dan korupsi, terutama menyambut penyelenggaraan agenda Pemilu 2014 mendatang.
Seperti diketahui, menjelang Pemilu partai politik membutuhkan dana segar dan eksistensi, agar dapat meraih sukses dalam Pemilu.
Menurut Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifudin, ada beberapa cara yang harus dilakukan agar terhindar dari aksi politikus yang merugikan, termasuk kasus korupsi. Salah satunya dengan mengedepankan sikap kedewasaan dalam berpolitik.
"Setiap politikus harus benar-benar mau mawas diri dan mampu mengendalikan diri, jangan mudah larut dengan ketamakan yang tiada henti yang menjadi akar penyebab timbulnya praktik korupsi," kata Lukman saat dihubungi wartawan, Rabu (2/1/2013).
Lukman menambahkan, pihak aparat penegak hukum juga memiliki peran penting, terutama dalam melakukan penegakan hukum secara terbuka dan objektif dalam melakukan pemberantasan korupsi.
"Semua lembaga dan aparat penegak hukum kita harus terus meningkatkan kinerjanya dengan saling bersinergi. Jangan lagi silang sengketa justru terjadi di antara para penegak hukum dan sesama institusi pembrantas korupsi," paparnya.
Selain itu, Lukman yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini berharap agar peran media terus ditingkatkan, terutama dalam pemberian pendidikan politik kepada masyarakat.
"Masyarakat melalui pers harus terus diedukasi untuk memerangi korupsi, memberi sanksi moral dan menghukum parpol dan politisi yang masih saja korupsi dengan cara tidak memilih kembali mereka sebagai pejabat publik di negeri ini," tutup Lukman.
(K. Yudha Wirakusuma)