WINA – Tenggat waktu atau deadline kesepakatan akhir program nuklir Iran dengan enam negara kekuatan dunia atau P5+1 (AS, Jerman, Prancis, Inggris, Rusia, dan China) hanya tinggal hitungan jam. Namun, ada satu pembahasan yang dikabarkan masih menghambat tercapainya kesepakatan akhir.
Berdasarkan keterangan salah seorang delegasi AS yang ikut dalam pertemuan menteri-menteri luar negeri di Wina, Austria menyebutkan, kini hanya tinggal satu pembahasan yang masih menghambat tercapainya kesepakatan akhir, yaitu soal embargo rudal dan senjata dari PBB.
“Pada delegasi Iran menginginkan embargo rudal dan senjata dicabut sepenuhnya. Mereka mengatakan, tidak ada alasan lain untuk mencapai kesepakatan nuklir selain mencabut embargo senjata dari PBB,” ungkap salah seorang delegasi AS yang tidak ingin disebutkan identitasnya, seperti dikutip Al Jazeera, Selasa (7/7/2015).
Sementara itu, para delegasi negara P5+1 bersikeras berpendapat bahwa embargo senjata untuk Iran harus terus diberlakukan oleh PBB.