BENGKULU - Peristiwa robohnya alat berat (crane) di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi menyebabkan satu jamaah haji asal Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 7 menjadi korban. Adalah Alin Sabirin jamaah asal Bengkulu yang menjadi korban crane karena terkena percikan semen beton.
Korban mengalami luka robek di bagian kepala dan bagian kaki sebelah kanan dengan lima jahitan.
''Kita dapat informasi dari Makkah, jika jamaah asal Bengkulu ada satu orang yang terkena dampak jatuhnya crane,'' kata Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, Sabtu (12/9/2015).
Junaidi mengatakan, jamaah yang menjadi korban percikan beton tersebut, sudah dirawat di klinik sektor 4 Makkah. Kejadian yang menimpa korban saat itu di mana jamaah tengah bersiap untuk melaksanakan salat maghrib.
''Cederanya tidak begitu parah,'' jelas Junaidi.