Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menag: Kerusuhan di Tanjung Balai Bukan Dilatari Konflik Agama

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Senin, 01 Agustus 2016 |22:32 WIB
Menag: Kerusuhan di Tanjung Balai Bukan Dilatari Konflik Agama
Menag Lukman Hakim Saifuddin (Foto: Ilustrasi)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin memastikan kerusuhan yang berujung pembakaran rumah ibadah di Tanjung Balai, Asahan, Sumatera Utara bukan terjadi karena persoalan agama melainkan etnis. Adapun pembakaran 10 rumah ibadah di Kota Kerang itu dipicu persoalan etnis yang telah berlangsung lama.

"‎Sejauh ini kami tidak melihat pemicunya itu persoalan agama. Dan ini sudah pada persoalan etnis yang telah punya bibit, yang seperti sesuatu seperti api dalam sekam. Sehingga ketika‎ dimunculkan pemicunya jadi meledak," kata Lukman usai meresmikan acara Badal Haji di Hotel Arya Duta, Jakarta, Senin (1/8/2017).

Ia menambahkan, faktor lain yang menyebabkan warga cepat terprovokasi untuk melakukan pembakaran rumah ibadah karena cepatnya informasi yang beredar di media sosial.

(Baca: Kerusuhan Tanjung Balai karena Hilangnya Toleransi)

‎"Pembakaran rumah ibadah itu sebenarnya bentuk ‎pelampiasan dan mungkin terprovokasi karena informasi cepat beredar di media sosial. Dan memang harus diketahui siapa di balik itu semua. Alhamdulilah sudah dicapai kesepakatan baik secara formal maupun informal," ujarnya.

Lukman menyayangkan ihwal peristiwa kerusuhan akibat permasalahan SARA tersebut.‎ Pihaknya pun telah menerjunkan pejabat di Kemenag untuk melakukan pendalaman dari peristiwa tersebut.

"‎Pertama kita sangat menyayangkan kejadian itu, kami melakukan pendalaman bersama aparat penegak hukum yang lain dan kami sudah menerjunkan pejabat kita sesuai bidangnya masing-masing," ujar Lukman.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement