RSUD Karawang-USAKTI Teken MoU soal SDM

, Jurnalis
Selasa 18 Maret 2008 13:56 WIB
Share :

KARAWANG - Dalam rangka meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, khususnya para dokter dan calon dokter, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang menjalin kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti (Usakti) Jakarta.

Kerjasama tersebut ditandai dengan ditandatanganinya MOU oleh Bupati Karawang, Drs H Dadang S Muchtar, Direktur RSUD Karawang dr Djoni Darmadjaja, Sp. B MARS, dan Dekan Fakultas Kedokteran Usakti, Julius Surya Wijaya di Ruang Rapat RSUD Karawang, Senin (17/3/2008).

Melalui kerja sama ini, RSUD Karawang dan Usakti berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui kegiatan penelitian bersama dengan memanfaatkan sumberdaya manusia dan fasilitas-fasilitas yang ada di kedua institusi tersebut. Selain itu, kerja sama ini pula memberikan kesempatan bagi para mahasiswa Fakultas Kedokteran Usakti untuk menjalankan kepaniteraan klinik (semacam magang/koas) di RSUD Karawang.

MOU sendiri diaplikasikan dalam bentuk Surat Keputusan Bersama Nomor 073/53/RSUD/2008 dan Nomor 0390/SKB/FK.Usakti/I/2008 tentang Kepaniteraan Klinik Perjanjian Kerja sama Di Bidang Program Studi Profesi Dokter yang dikeluarkan oleh Direktur RSUD Karawang dan Dekan Fakultas Kedokteran Usakti.

Bupati Karawang, Drs H Dadang S Muchtar dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa dirinya menyambut baik atas kerja sama yang dilakukan antara kedua institusi tersebut. "Diharapkan melalui kerja sama ini, dapat semakin meningkatkan kualitas SDM di masing-masing institusi, karena dalam pendidikan yang di-combine (digabung) dengan praktek secara langsung di lapangan merupakan langkah yang sangat baik," jelas Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa profesionalisme dan keahlian seseorang akan semakin baik bila memiliki tour of area (wawasan luas) dan tour of duty (pengalaman tugas) yang luas. Dengan tingginya pengalaman tentu orang tersebut akan semakin baik dalam mengambil keputusan. "Hal ini juga berlaku kepada para dokter, seorang dokter yang hebat sebelumnya pasti telah menangani cukup banyak pasien, sehingga memiliki pengalaman praktek yang lebih tinggi," jelas Bupati.

Di sisi lain, Bupati juga berharap agar jajaran manajemen RSUD Karawang dapat menjalankan tugasnya dengan baik sehingga dapat menjadikan RSUD Karawang sebagai rumah sakit terbaik. Hal ini karena RSUD telah diberi fasilitas-fasilitas yang lebih bila dibandingkan RS-RS lainnya. "Untuk itu saya harap RSUD Karawang dapat lebih maju lagi," ujarnya.

Menurut Bupati, RSUD Karawang telah diberikan fasilitas-fasilitas yang luar biasa, khususnya oleh Pemerintah Kabupaten Karawang. selain itu RSUD Karawang pun memiliki potensi yang sangat besar dengan jumlah pasien yang sangat banyak. Hal ini masih ditambah dengan adanya bantuan dari APBN dan APBD sehingga seharusnya tidak ada kendala yang berarti bagi RSUD untuk maju. "Kebangetan kalo RSUD tidak maju wong fasilitas-fasilitasnya sudah lebih kok," tambah Bupati.

Bupati menambahkan bahwa pendapatan RSUD Karawang tiap tahunnya mencapai Rp. 45 miliar, dan pada tahun ini telah diberi bantuan block grant diluar Askeskin bagi pengobatan rakyat miskin. Melalui block grant tersebut, RSUD memiliki otoritas penuh untuk memberikan pengobatan gratis bagi rakyat miskin. "Hal ini tidak ada di Kabupaten lain, untuk itu jajaran manajemen RSUD agar lebih disempurnakan kembali," pesan Bupati.

Bupati juga berpesan agar jajaran manajemen RSUD untuk mengembangkan kreatifitas-kreatifitas lain selain kerjasama dengan sejumlah universitas. Hal ini karena RSUD merupakan salah satu kepanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Sebagai gambaran, RS Islam Karawang yang memiliki pendapatan Rp. 3 miliar setiap tahunnya bisa membangun sebuah bangsal rawat inap yang baru," tambah Bupati.

Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Karawang, dr Dedi V Letto mengatakan bahwa selain dengan Usakti, RSUD Karawang juga telah menjalin kerjasama dengan sejumlah universitas lainnya seperti Universitas Yarsi. Kerjasama-kerjasama tersebut akan diperbaharui setiap tahun. "Nilai plus dari kerjasama ini diharapkan ada masyarakat Karawang yang tidak mampu tetapi pintar untuk dapat disekolahkan di universitas-universitas tersebut secara gratis," tambahnya.

Pengirim:
Pemda Karawang [pemda_karawang@yahoo.com]

(M Budi Santosa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya