Penuh Keganjilan, FPI Minta Ba'asyir Dibebaskan

K. Yudha Wirakusuma, Jurnalis
Selasa 10 Agustus 2010 13:40 WIB
Abu Bakar Ba'asyir (Foto: perisai.net)
Share :

JAKARTA - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq menilai penangkapan dan penahanan amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Abu Bakar Ba’asyir penuh keganjilan dan tidak masuk akal.

“Kami menolak penangkapan Ustaz Ba’asyir, dan meminta polisi segera bebaskan Ba’asyir tanpa syarat,” kata Rizieq seusai bertemu Ustaz Ba’asyir di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (10/8/2010).

Dia menjelaskan, salah satu bentuk keganjilan penangkapan Ustaz Ba’asyir yakni tidak ada bukti hitam di atas putih atas dugaan pendanaan pelatihan teroris di Aceh.

“Tidak ada kuitansi atau saksi yang melihat dan menerima. Saksi hanya satu dan dalam tekanan, tidak didampingi pengacara independen. Masak berdasarkan keterangan saksi yang dalam tekanan, ustaz Ba’asyir bisa ditangkap. Inikan aneh bin ajaib,” tegasnya.

Atas hal tersebut, FPI dan FUI akan melakukan sejumlah langkah hukum untuk membela Ba’asyir. “Sesuai dengan syarikat Islam dan UU yang berlaku,” tuturnya.

Ba'asyir ditangkap di daerah Banjar Patroman, Ciamis, Jawa Barat, seusai mengisi pengajian pada Senin pagi. Dia ditangkap dalam perjalanan dari Jawa Barat menuju Jawa Tengah seusai berceramah soal teroris.

Bersama Ba'asyir, Densus juga menciduk istri Ba’asyir, Umi Aisyah Ba'asyir, istri Direktur Ponpes Ngruki Ustadz Wahyuddin, sopir, dan seorang anggota laskar.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya