17 Jurus Atasi Kemacetan di Jakarta

Insaf Albert Tarigan, Jurnalis
Kamis 02 September 2010 15:22 WIB
Semanggi macet (Foto: Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Berdasarkan analisis Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), kerugian akibat kemacetan mencapai Rp12,8 trilun per tahun. Karena itu segera dirumuskan 17 jurus untuk mengatasi kemacetan di Jakarta.

Kerugian itu antara lain disebabkan biaya operasional kendaraan dan stres yang dialami masyarkat yang setiap hari terjebak kemacetan. Kecepatan rata-rata kendaraan di Jakarta hanya mencapai 8,3 Km per jam, jauh di bawah standar pelayanan minimum 20 kilometer per jam. Padahal, di daerah Depok, Tangerang dan Bekasi masih 30,5 kilometer per jam.

Padahal UKP4 memperkirakan, jika tidak ada penanganan serius, Jakarta akan macet total pada tahun 2012 atau dua tahun lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Untuk mengatasi hal itu, pemerintah telah memutuskan 17 langkah strategis untuk dijalankan pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat di kantor Wakil Presiden siang ini, yang dihadiri antara lain oleh Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Kepala Bappenas Armida Alisjahbana dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Ke-17 strategi itu adalah:

1. Percepatan pemberlakuan electronic road pricing (ERP)
2. Sterilisasi jalur Busway

3. Pemprov DKI Jakarta mereview perda parkir

4. Biaya perbaikan jalan yang bersifat multy-years contract

5. Menambah 2 jalur Busway menjadi 10 jalur tahun ini dan 2 jalur tambahan tahun depan.

6. Sinkronisasi harga gas untuk transportasi dan pembenahan stasiun pengisian.

7. Revitalisasi restrukturusasi bus kecil yang banyak namun tidak efisien. Pemerintah mengupayakan mereka beralih menjadi bus besar yang kapasitas angkutnya lebih banyak.

8. Kereta Api dioptimalkan ada re-routing dan peningkatan pelayanan dan tambahan gerbong di rute yang padat sehigga bisa mengangkut 3 juta orang per hari.

9. Polisi menertibkan angkutan liar.

10. MRT Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia dimulai konstruksinya tahun 2011, melanjutkan pembangunan monorail dan percepatan pembangunan jalur kereta api Manggarai-Cengkareng.

11. Membentuk otoritas transportasi Jabodetabek

12. Merevisi rencana induk transportasi terpadu di Jabodetabek

13. Proyek double track ke Cikarang akan ditambah.

14. Mempercepat pembangunan proyek pembangunan jalur kereta lingkar dalam yang akan diintegrasikan dengan sistem transportasi Jakarta.

15. Membangun 6 jalan tol layang tambahan.

16. Pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan mengatasi penambahan jumlah kendaraan dengan mengatur penggunaan kendaraan.

17. Menyediakan lahan park and ride di dekat stasiun kereta api untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan masyarakat beralih ke kereta api. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi akan menyurati Gubernur Banten, Gubernur Jawa Barat dan Gubernur DKI Jakarta mengenai hal tersebut.

(Dede Suryana)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya