JAKARTA - Penghapusan Kereta Rel Listrik (KRL) Ekspres Jabodetabek ditangguhkan hingga minimal tiga bulan mendatang. Rencananya, KRL ini akan dihapuskan terhitung 1 April besok.
Menurut Kepala Stasiun Depok Lama, Rochman, sudah tersiar pesan singkat antarpejabat PT KAI bahwa kebijakan penghapusan KRL Ekspres akan ditangguhkan atau dibatalkan.
“Kalau perubahan yang terlalu cepat tentu memerlukan sosialisasi yang lebih lama yakni minimal 3 bulan. Jadi ditangguhkan sementara. Kami masih akan terus menerima masukan dari penumpang pengguna setia KRL,” katanya di kantornya, Rabu (30/3/2011).
Rochman menolak menjelaskan secara rinci alasan dibatalkannya penghapusan KRL tersebut. “Ini bagi terselenggaranya pelayanan publik agar ke depannya lebih mantap lagi,” ujarnya diplomatis.
Ditanya apakah pembatalan itu dilatarbelakangi tipisnya perbedaan tarif antara KRL Komuterline, sebagai pengganti KRL Ekspres, dengan KRL AC ekonomi, Rochman enggan menjelaskan.
“Kalau memang ditanya itu alasan saya tidak bisa menjelaskan. Tanya ke Daop I” tepisnya. Yang pasti, kata dia, malam ini pejabat PT KAI akan membuat surat pemberitahuan resmi pembatalan dihapuskannya KRL Ekspres untuk dipasang di loket-loket stasiun.
Pantauan okezone di beberapa stasiun di Depok, Rabu malam, sejumlah spanduk pemberitahuan penghapusan KRL Ekspres masih tampak terbentang. Selain itu pemberitahuhan resmi pembatalan juga belum tampak dipasang.
(Dede Suryana)