Saif Akan Dihukum Mati

Aulia Akbar, Jurnalis
Selasa 22 November 2011 07:01 WIB
Foto : Saif Khadafi, tersenyum gugup saat ditangkap pasukan revolusi (reuters)
Share :

TRIPOLI - Para pejabat Libya sudah mengatakan dengan jelas, mereka akan menjatuhkan hukuman mati bagi putra Moammar Khadafi, Saif al Islam Khadafi, yang tertangkap pada Minggu pekan lalu.

Dewan Militer Libya di Kota Zintan Osama Jueili menegaskan, Saif akan diperlakukan dengan baik di tahanan, Saif pun diperbolehkan untuk didampingi oleh seorang pengacara saat diadili.  Namun Saif tetap akan dijatuhkan hukuman mati. Demikian seperti diberitakan Telegraph, Selasa (22/11/2011).

Penangkapan Saif juga didokumentasikan lewat video. Saif tampak mengenakan perban di jarinya, dirinya terluka akibat serangan udara dari pesawat North Atlantic Treaty Organization (NATO. Putra Khadafi itu tampak dalam kondisi sehat dan tidak mengalami depresi.

Sempat tersiar kabar, jari tangan Saif dipotong para pasukan revolusi Dewan Transisi Nasional (NTC) Libya, namun pihak NTC menampik kabar tersebut.

"Banyak orang mengatakan, kami-lah yang memotong jari tangan Saif. Itu sama sekali tidak benar," ujar pejabat NTC di Zintan Taher al Tourki.

Menurut Jueili, pengadilan Saif akan berlangsung di Kota Zintan. Jueili masih cukup khawatir bila Saif diserahkan ke Tripoli karena khawatir akan dihakimi oleh massa.

Saif yang saat ini menjadi buronan Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) tertangkap saat dirinya hendak menyeberang ke Niger. Penangkapan terhadap putra Khadafi ini disambut meriah oleh para warga Libya.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya