Inggris Khawatir Iran Picu Perang Dingin

Fajar Nugraha, Jurnalis
Sabtu 18 Februari 2012 19:03 WIB
Angkatan Laut Iran (Foto: AFP)
Share :

LONDON - Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengkhawatirkan akan terjadi perang dingin baru dengan negara Timur Tengah. Perlombaan senjata nuklir di antara Negara Timur Tengah ditengarai menjadi pemicunya.


Hague memperkirakan dunia dapat terperosok dalam perang dingin baru, layaknya perang antara dunia barat dengan Uni Soviet. Tetapi Hague bersikeras bahwa negaranya tidak mendukung aksi militer yang ditujukan kepada Iran, seperti yang pernah direncanakan oleh Israel.

"Ada krisis di depan mata, yang bisa menyebabkan bencana bagi dunia internasional. Iran jelas sekali tetap meneruskan program senjata nuklirnya," ungkap William Hague seperti dikutip The Daily Telegraph, Sabtu (18/2/2012).

Hague menambahkan, bila Iran tetap meneruskan program nuklirnya, maka negara-negara di kawasan Timur Tengah lainnya tentu akan mengikuti langkah yang sama dengan Iran.

"Ancaman perang dingin di Timur Tengah bisa saja terjadi bila program nuklir berlanjut tanpa ada mekanisme keselamatan. Ini tentunya menjadi bencana bagi dunia," tutur Hague.

Ada kekhawatiran lain bahwa Presiden Mahmoud Ahmadinejad tidak akan mengakhiri program nuklirnya, meskipun Iran sudah dijatuhkan sanksi. Israel pun berencana untuk menyerang Iran dalam waktu beberapa bulan ke depan, bila sanksi gagal mengatasi Iran.

Iran selama ini tetap dengan pendiriannya bahwa program nuklir mereka digunakan untuk kepentingan damai. Namun, dunia barat dan Israel tidak pernah mempercayai hal ini dan mendesak agar Iran segera mengakhiri program nuklirnya.

(Fajar Nugraha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya