JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Tjatur Sapto Edi, menilai bahwa sah-sah saja jika Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berniat untuk mengajukan pengadaan tenda VVIP untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Saya kira perlu, tapi harganya jangan Rp15 miliar. Itu terlalu tinggi. Presiden kita tidak dimusuhi rakyat. Pengamanannya tidak harus seperti itu," kata Tjatur saat berbincang dengan wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/9/2012).
Menurut Tjatur, pihak-pihak yang terkait dengan pengadaan tenda tersebut harus mengkritisi besarnya anggaran yang dibutuhkan tersebut.
"Kita minta kritis. Supaya anggarannya tidak sebesar itu. Harus dikejar. Melihat angka besaran itu saja menurut saya menganggetkan," sambungnya.
Yang menjadi kekhawatiran, sambung Tjatur, adalah jika nantinya pengajuan tenda tersebut telah disepakati, namun pada akhirnya tidak menciptakan suasana aman, maka hal itu justru akan menimbulkan kecurigaan publik.
"Jangan kita positif thingking dulu. Tapi saya khawatir kalau anggaran sebesar itu presiden kondisi tidak aman," tutup Tjatur.
(Susi Fatimah)