WASHINGTON – Praktik gonta-ganti seragam di militer Amerika Serikat (AS) dikecam. Praktik tersebut dianggap sebagai pemborosan anggaran.
Awalnya, militer AS hanya memiliki dua desain seragam. Seragam hijau untuk wilayah bersuhu sedang dan seragam krem untuk wilayah bersuhu panas.
Jumlah desain seragam mulai meningkat pasca serangan 11 September. Hampir semua kesatuan memiliki desain seragamnya sendiri. Beberapa desain seragam yang digunakan di antaranya desain berpiksel, desain kulit harimau dan desain khusus laut (aquaflage).
“Anggaran militer naik dua kali lipat dalam 10 tahun terakhir. Kita tidak bisa terus melakukan pemborosan,” ujar anggota Kongres AS, William Enyart, seperti dikutip AFP, Jumat (22/11/2013).
Kongres AS memerintahkan militer AS kembali menggunakan hanya dua desain seragam pada 2018. Mereka juga melarang tiap kesatuan memiliki seragamnya sendiri.
“Kita tidak bisa membuat seragam khusus hanya untuk kebanggaan kesatuan. Mereka harus bangga sebagai militer AS secara keseluruhan,” lanjut Enyart.