"Mungkin saja akan bertambah jumlah polwan yang berniat kenakan hijab karena itu posisi data Januari. Kita siap terima laporan siapa lagi yang bermaksud kenakan hijab karena ini tidak paksaan, diserahkan kepada masing-masing polwan," jelas jelas AKBP Yusni Asmadi yang juga sudah kenakan hijab.
Ditanya soal hijab itu, kata Yusni, dirinya merasa tidak terganggu atau tidak direpotkan dengan hijab tersebut. Sebab, menurutnya, memang sudah didesain sedemikian rupa sehingga nyaman dikenakan. Ketentuannya adalah tidak menambah atau kenakan aksesori lain seperti bros agar semuanya seragam.
Pendapat yang sama juga diungkap Isra Wirawati (22), staf Pribadi Pimpinan (Sripim) Wakapolda Sulsel Brigjen Ike Edwin. Dia mengatakan, mengenakan jilbab tidak memberatkan, bahkan dirasa lebih simpel.
(Carolina Christina)